zeldathemes
Manik Mata
The Motion of Emotion.
standwithpalestine:

redphilistine:

After a night in which Israel killed at least 60 Palestinians in the Shuja’iya neighborhood of Gaza City — the number will rise as more bodies are recovered — the Israeli army sends taunting text messages to Gaza’s residents. These monsters don’t even have the decency to use correct grammar. [link]

Zionists are quick to say “Oooh look how humane the Israeli army is, they send text messages to warn people!”
They’ll never show you what the text messages say though.
Scum. 

standwithpalestine:

redphilistine:

After a night in which Israel killed at least 60 Palestinians in the Shuja’iya neighborhood of Gaza City — the number will rise as more bodies are recovered — the Israeli army sends taunting text messages to Gaza’s residents. These monsters don’t even have the decency to use correct grammar. [link]

Zionists are quick to say “Oooh look how humane the Israeli army is, they send text messages to warn people!”

They’ll never show you what the text messages say though.

Scum. 

Sendok

*Di meja makan*


“Kenapa sih?”

"Apanya?"

"diem aja"

"gak papa"

jeda

jeda

"kenapa sih? kalau ada apa2 ngomong aja. Pasti tak bantuin"

"gak ada yg perlu dibantu sih"

"dear, i care bout you"

"BEDA. Kalau aku lagi mau makan kayak gini terus aku minta sendok padamu, kau membantuku. Tapi ketika mau makan kau melihatku kebingungan lalu ngambilin sendok, kamu care. Caring is never asking".

Dia berdiri, berjalan ke dapur, mengambil sendok dan meletakkan disamping piringnya.

*menatap heran*

"apa kau pernah melihatku makan ini pakai sendok?"

  #ceritamanikmata  
Yang paling berat dari perasaan cinta bukanlah saat menyatakannya untuk pertama kali, tapi saat merawatnya ketika keduanya telah bersama, bahkan saat keduanya terpisah ruang dan waktu.
Sweta Kartika dalam Grey & Jingga (via fidelife)

Berjuang Tak Sebercanda itu.

Berjuang tidak sebercanda itu, katamu. Dalam sebuah catatan media sosial yang tak kau bagikan denganku. Like, share, reblog, retweet, repath, pined, ribuan manusia virtual berfoya-foya mengamini tulisanmu.

Yah,tidak sebercanda itu.

Aku percaya, kedekatan seseorang dengan orang lain berbanding lurus dengan kedekatan bathin orang yang bersangkutan. Bahkan ini bisa dijelaskan secara biokimia. Mungkin itu mengapa dinamakan chemistry. Namun, pemahaman mengenai keadaan seseorang tak cukup hanya afeksi, tapi juga kognisi. Bersamamu begitu lama tak membuatku luput akan kebiasaan-kebiasaan dan pola pikirmu. Aku hafal… iam bloody know everything about you. Meski dalam tulisanku tak menyertakanku, sepenuhnya tau itu untukku.

Tapi tidak sebercanda itu.

Rupanya untuk menjadi significant other harus melewati ujian dalam significant event. Orang datang dan pergi, tapi kesejatian adalah ia yang tetap tinggal ketika badai menimpa dan tetap ada ketika harus recovery begitu lama.

Rupanya engkau tak tahan. Menahan dingin dan hembusan ketidakpasrian. Pontang-panting aku mempertahankan diri untuk tetap berdiri. Mulutku kering, kepalaku pening, lebam di dada dan nyeri di kaki tak segera pulih dengan sekali kompres dan baluran minyak kayu putih. Tapi kau meminta perhatian lebih.


Berjuang tak sebercanda itu, katamu.


Tidak ada yang berniat pergi, tidak ada yang berniat lari.


Berjuang tidak sebercanda itu.


Tidak ada yang bercanda. Hanya kau yang tidak kuat dengan penat, dengan dingin, dengan jarak, dengan hening.


Berjuang tidak sebercanda itu.


Maka lepaslah… lepaslah… lepaslah aku, cerita-cerita, kenangan-kenangan,mimpi-mimpi. Lepaslah semua.


Aku akan tetap disini, merentang jarak, menjaga dingin, melebar hening.


Jangan mencariku.
Aku takkan kembali.
Karena perjuanganku tak sebercanda itu.

  #ceritamanikmata  
rifkihidayat:

with Yunus and Mutia – View on Path.

rifkihidayat:

with Yunus and Mutia – View on Path.