zeldathemes
Manik Mata
The Motion of Emotion.
You must acquire the trick of ignoring those who do not like you. In my experience, those who do not like you fall into two categories: The stupid and the envious. The stupid will like you in five years time. The envious, never.
Rochester, The Libertine (2004)

architags:

Gres House. Luciano Kruk. Itauna. Brasil. under construction. images (c) Luciano Kruk

majalah-katajiwa:

Kota adalah resultan seluruh daya cipta kemanusiaan kita. Kepadatannya membuat kita terbiasa penuh sesak dengan emosi. Sedetik yang lalu tangis, beberapa saat kemudian tawa. Hal yang sedemikian kita temukan begitu saja. Pada pokoknya kota adalah wajah kita dewasa ini….

Pendendam

Seperti lelaki itu, aku juga pendendam. Aku memelihara marah dalam tubuhku. Diam disana dan menjadi benci yang busuk.

Aku sering tersakiti. Bukan oleh satu orang, tapi banyak orang. Namun sakit itu aku genggam dengan diam. Sakit yang membuat nanah di dalam tubuhku semakin membengkak, kemudian meletus menjadi koreng yang tak bisa dihapus. Mungkin aku akan jatuh sakit, aku sengaja membiarkan nanah-nanah itu berkembang biak dalam tubuhku, demi tidak menyakiti orang lain.

Dalam keramaian kau akan melihatku tersenyum.

Seperti tak pernah ada apa-apa.
Seperti tak pernah terjadi apa-apa.

  #cerita    #hidup    #manikmata    #ceritamanikmata    #luka    #introvert    #dendam  

Lelagu

Ada lagu yg sering ku dengarkan, kau dengarkan.
Yang mengalunkan kita pada semesta, membaur di udara.
Kita tak akan terpecah kata-kata, melodi menyatu dengan sempurna.
Adakah yang dimatamu tak tampak di mataku?
Kita hanya terpisah tubuh, sedang ikhwal jiwa terpadu.
Suapa yang berteriak dari belakang rumah?
Musik telah menelan sunyi dan suara-suara sumbang yang menyakiti.

Malam jatuh. Aku meringkuk di bawah lampu yang menyembunyikan bayang-bayangmu.
Sementara udara menjadi begitu dingin, angin selalu tergesa bergerak, berputar, namun tak mau memutar-mutarkan kenangan.
Jarum jam telah lusuh, lelah memutar ingatan.
Aku mendekap diriku yang kuanggap sebagian dirimu.
Mata telah basah saat kau katakan kau akan keluar, mencari pub yang memutar lagu lebih kencang, lebih riuh, lebih bingar.

Di dalam rumah, aku bergumam. Menggumamkan lagu yang biasa kita nyanyikan. Hingga pagi muncul kembali.

  #puisimanikmata    #puisi    #sajak    #sastra